Semarang, 2 Maret 2024 – Kaspod HIMAPROSA kembali hadir untuk membahas topik yang pasti penting bagi setiap mahasiswa, yakni sistem pemerintahan di kampus. Di episode kali ini, Jovin dan Aan menjelaskan secara rinci bagaimana sistem pemerintahan kampus bekerja dan bagaimana partai politik mahasiswa berperan di dalamnya.
Jovin membuka episode ini dengan pertanyaan yang menggugah: “Kamu mahasiswa, tapi belum paham sama sistem pemerintahan di kampus? Kasmin saranin dengerin podcast ini sampai tuntas!” Sambil mengenalkan diri mereka, Jovin dan Aan langsung terjun ke inti pembahasan.
Aan menjelaskan bahwa sistem pemerintahan di kampus mirip dengan sistem pemerintahan negara, yang disebut dengan student government. “Di kampus, kita mengenal tiga lembaga utama yang saling mengimbangi dan mengawasi satu sama lain, yaitu Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), dan Mahkamah Mahasiswa (MM),” ungkap Aan. Ketiga lembaga ini berfungsi layaknya eksekutif, legislatif, dan yudikatif dalam pemerintahan negara. Namun, ada kampus yang tidak memiliki Mahkamah Mahasiswa karena fungsi yudikatif dipegang oleh rektor.
Jovin melanjutkan, “Jadi, di kampus juga ada pembagian kekuasaan seperti negara, ya. Eksekutif, legislatif, dan yudikatif itu ada di kampus!”
Pembahasan selanjutnya adalah tentang partai politik mahasiswa, yang tidak selalu ada di setiap kampus. “Ada partai politik di kampus? Ada dong! Partai politik ini berfungsi untuk memfasilitasi perebutan pimpinan di organisasi mahasiswa melalui pemilu kampus,” jelas Aan. Ia juga menambahkan bahwa kehadiran partai politik di kampus dapat meningkatkan minat mahasiswa dalam berpolitik dan berpartisipasi dalam kegiatan kemahasiswaan. Namun, tidak semua kampus memiliki partai politik, jadi untuk kampus yang tidak ada, sistem pemilihannya tetap berlangsung berdasarkan konstitusi kampus.
Jovin bertanya lagi, “Kalau kampus yang nggak punya partai politik, gimana sistem pemilihannya, Kasmin?” Aan menjelaskan, “Biasanya, calon yang ingin dipilih mengikuti proses yang berlaku di kampus, dan dukungan didapatkan dari jurusan atau fakultas. Kursi di lembaga legislatif juga diisi berdasarkan perwakilan dari himpunan jurusan atau BEM fakultas, tanpa latar belakang partai politik.”
Jovin menutup podcast dengan pesan penting, “Semoga setelah dengerin Kaspod kali ini, kalian lebih paham tentang pemerintahan di kampus, ya! Jangan cuma ikut-ikutan tanpa ngerti tugas dan fungsinya. Jadilah mahasiswa yang bijak dan peduli dengan organisasi!”
Kalian bisa tonton episode lengkapnya di TikTok HIMAPROSA dan ikut berkomentar jika punya pertanyaan. Kunjungi tautan ini untuk menonton!
Sampai jumpa di video selanjutnya, Buddies!